Senin, 24 April 2017

Cepatnya waktu

Cepatnya waktu tak terasa sudah 7 (bulan) kepergian kanda amri raja muda selama lamanya tgl 20 september 2016, sehari setelah kepulangan penulis dari tanah suci menunaikan ibadah haji, kemudian 2 (dua) bulan setelah itu duka kembali menyelimuti, dedy darmawan kemenakanda anak tunggal kanda raja muda sarvini semata wayang istilah yang sering terucap di masyarakat pergi untuk selama lamanya 5 (lima) bulan telah berlalu sejak tgl 17 november 2017, walau tanda sudah ada tapi memang tidak akan terbaca karna dia samar, akhirnya semua tinggal cerita untuk dirangkai. Allah maha berkehendak apa yang mampu kita katakan, kini tinggal pertanggung jawaban yang akan diungkai dihadapanNya tanpa bisa mengelak dan dielak, kini hanya bacaan ayat suci alquran yang dapat dilantunkan untuk membantu meringankan segala kesalahan yang telah dilakukakan.









Kubur kemenakanda dedy darmawan yang telah 5 bulan meninggal dunia, nampak bersih terawat juga telah dirapikan oleh sang mama sehingga memudahkan yang berusia sudah tidak muda khususnya saat ziarah kubur membace surah yasin dengan disiapkannya bangku di dekat pinggir kubur. 




ziarah ke kuburan kanda amri raja muda yg telah 7 bulan meninggal dunia pergi menghadap sang pemilik jagad raya beserta isinya, dengan berbagai tumpukan PR yang belum selesai.

Penulis (jibab putih), kanda raja muda asmiwati (jilbab ungu), raja muda sarvini (jilbab hitam), kemenakanda farida (jilbab hijau), cucunda fahri anak kemenakanda yanti (baju merah), saat ziarah kubur.

Fhoto koleksi pribadi: 
Dra. Hj. Raja Muda Asmida, M. Pd


Senin, 10 April 2017

Acara FLS2N Hotel Alfa Pekanbaru



Peserta bernyanyi bersama diiringi lantunan lagu melayu 

Peserta Pantomim Fhoto Bersama

Fhoto Koleksi Pribadi Dra. Hj. Raja Muda Asmida, M. Pd

Sabtu, 01 April 2017

Umpun towung asam sepokok depan umah

Fhoto dan edit oleh :
Dra. Hj. Raja Muda Asmida, M.Pd

Sai...oleh2x oma

Suasana sai oleh2x, yudi,joti,ai, ibu and oma serbu....
Serbu...berbagai makanan kueh mueh, buah2xan anggur dan buah mato kucing (bahaso koto lamo) dibawa oma vini dari jakarta oleh2x... Alhamdulilah... thanks oma..., yang di selatpanjang sabar ye nanti dikirim hehehe...ade lagi kiriman si mbak dari jakarta, mantap mbak rendangnya, terimekasih.

Fhoto dan narasi oleh :
 Dra. Hj. Raja Muda Asmida, M. Pd

Minggu, 19 Maret 2017

Istirahat di kota lama sambil silaturahmi dengan keluarga


GB. Gabungan
Sebelum pulang ke Pekanbaru, penulis beserta rombongan kecil terlebih dahulu ziarah ke makam alm yang mulia ayahanda H. Raja Muda Depang dan yang mulia (almh) Ibunda Hj. Tengku Sribanun dipemakaman keluarga Raja Muda di sekitar kawasan masjid tertua di Kotalama Kunto Darussalam dan Kerajaan Kunto Darussalam.


Persiapan ke kampung kota lama nampak ibu yanti menolong memperbaiki barang yang sudah diletakkan begitu juge uwak dan supir yang ikut membantu qisha masuk ke mobil, yudi...jangan temenung....


Bang ai udah teduduk selesai menolong membukak pagar (kalau tak salah), tinggal ya kami sebentar kekampung sekalian nengok nyang dan ziarah kubur



Qisha aman di mobil, Alhamdulilah tidak mengamuk dan tidak mabuk hebat macam uncu die...bekodak....
GB. Gabungan 
Saat di perjalanan menuju Kota Lama, nampak Qisha menikmati perjalanan dengan berbagai pemandangan 





Dirumah uwak kampung saat makan malam setelah sholat maghrib, qisha lawan abang reza makan ade ayam bakar... tamboh...digambar juge nampak Qisha santai mike (mikir) ape tu...

Saat mengunjungi ocik ana yang sudah lamo sakit, Alhamdulilah muko moncaak




Dipemakaman yang mulia ibunda Hj. Tengku Sribanun dan ayahanda H. Raja Muda Depang, kini hanya doa yang dapat kami anak - anakmu Raja Muda Darwati, Raja Muda Asmiwati, Raja Muda Sarvini, Raja Muda Asmida dan cucumu Sudirman (sedang mengambil fhoto) berikan mudah-mudahan Allah mengampuni segala dosa sebagai seorang manusia yang tidak luput dari kesalahan walau mungkin sangat kecil dan meringankan dari azab kubur, amin yarabbal alamin.

Kanda Raja Muda Asmiwati  befhoto dengan latar menara mesjid Tertua dan bersejarah di Kotalama bersama kanda Raja Muda Darwati.


Penulis (Hj. Raja Muda Asmida) befhoto bersama kanda Raja Muda Darwati dengan latar belakang menara mesjid tertua di Kota Lama ( digambar tak jelas menaranya, maklum yang mengambil fhoto belum profesional mengambil moment sulit walau udah ditunjuk hehehe...) tak apelah yang penting orangnye keren atuh...



Penulis saat pulang ke pekanbaru, lengkap dengan sabuk pengaman bangku belakang, sonang kalau tidur santai...qisha didepan diantara para oma yang keren2x, kalau dibelakang...keren abis..
hehehe..


Penulis saat akan menuju Pekanbaru, banyak rumah keluarga inti yang belum dikunjungi begitu juge kebun pusake penulis peninggalan orang tue, mudah2xan masa akan datang dapat bersilaturahmi agak lame, sedang pergi kekampung saat ini memang tidak direncanakan secara matang, tapi Alhamdulilah dapat berziarah ke kubur orang tua dan kanda Raja Muda Rosmani serta menengok ocik yang sudah lama sakit.

Narasi oleh:
 Dra. Hj. Raja Muda Asmida, M. Pd
Fhoto koleksi pribadi